Persiapan Jelang 22 Oktober IPNU PAC Pakel Hadiri RaPim di PC IPNU IPPNU Tulungagung
PAC IPNU IPPNU Kecamatan Pakel
– Rapat Pimpinan atau biasa akrab dengan singkatan RAPIM ini di gelar lagi
oleh Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar
Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Tulungagung pada Senin (09/10/2017) di Gedung PC
IPNU-IPPNU Tulungagung. Acara yang diagendakan mulai tepat pukul 15.00 PM ini
mengalami kemunduran waktu lagi hingga pukul 16.00 PM. Rapat ini di pimpin
langsung oleh Ketua PC IPNU Tulungagung Haris Wahyu Malindo, S.Pi dan di
dampingi oleh Sekretarisnya Rekan M. Syaiful Arif, S. Kom, dan Sekretaris
PC IPPNU Tulungagung Rekanita Lutfi Wahidatun Nisa’ sebagai pembawa
acaranya. Selain dari ketiga tersebut RAPIM juga di hadiri oleh seluruh Ketua PAC
IPNU dan IPPNU se-Kabupaten Tulungagung.
Sebagaimana judul yang telah di usung bahwa RAPIM kali ini akan
membahas tentang persiapan jelang 22 Oktober yaitu Hari Santri Nasional (HSN). Dalam
mengawali pembukaan RAPIM pimpinan Rapat menjelaskan tentang perayaan Hari
Santri Nasional bahwa perayaan HSN secara keseluruhan untuk tataran kabupaten
akan di hendle oleh PC NU Tulungagung. Sedangkan IPNU dan IPNU sebagai banomnya
di minta untuk ikut serta dalam menyukseskan acara tersebut.
“Rentetan acara HSN sudah terjadwal Rapi oleh bapak kita PC NU. Hasil
rapat kemarin yang terakhir dengan PC NU kita sebagai anaknya di himbau untuk
ikut seeta dalam menyukseskannya. Sebagaimana yang telah rekan dan rekanita
semua ketahui bahwa agenda perayaan HSN akan di gelar mulai tanggal 14-29
Oktober 2017. Dari sekian panjangnya hari akan di isi dalam 9 jenis kegiatan
yang berbeda-beda.” tutur Haris dalam mengawali sambutannya.
Selanjutnya Haris juga menjelaskan dari
beberapa agenda tersebut yang kejelasannya belum termaktub dalam pamflet. Seperti
agenda yang pertama adalah Lomba Futsal Bersarung yang di agendakan pada 14-15
Oktober itu hanya boleh di ikuti oleh PC IPNU-IPPNU, PC ANSOR, PC PMII, dan MWC
se-Kabupaten Tulungagung. sedangkan jika dari IPNU ranting atau PAC ingin
mengikuti kegiatan tersebut maka pendaftarannya harus atas nama MWC NU nya
masing-masing. Kemudian untuk Diklat Dakwah bil Hikmah khusus IPPNU silahkan
berkoordinasi dengan PC IPPNU terkait tentang persyaratan dan jumlah kuotanya. Kemudian
untuk Pawai Ta’aruf dari IPNU IPPNU baik ranting maupun PAC IPNU IPPNU se-Kabupaten
Tulungagung di harapkan untuk ikut memeriahkan. Hal ini juga di dukung dari PC IPNU
IPPNU bahwa siapa saja yang ikut memeriahkan tersebut akan ada sedikit subsidi
untuk kelancaran agenda tersebut. Namun, di harapkan dari PC IPNU-IPPNU rekan
dan rekanita tidak usah untuk mengahrapkan hal tersebut. Namun, yang terpenting
bagaimana kita bisa ikut andil dalam mensukseskan HSN tahun ini.
Dalam bahasan yang selanjutnya Rekan Arif juga menambahkan
bahwa dihimbau untuk seluruh rekan dan rekanita untuk ikut mensukseskan agenda
HSN ini secara bersama-sama. Karena bagaimana pun juga IPNU dan IPPNU adalah
bagian dari NU sehingga kemunduran maupun kemajuan NU ke depan juga tergantung
dari para pemudanya hari ini.
Setelah pembahasan tentang HSN selesai Haris membukan
pembahasan baru tentang agenda kedepan dan proyeksi kedepan IPNU dan IPPNU. Kali
ini bahasannya adalah tentang Resafle dan Raker 2 yang akan di jalankan oleh PC
IPNU IPPNU. Untuk agenda Resafle sudah selesai tinggal mempersiapkan agenda
Raker 2 nya. Untuk referensi yang di gunakan pada Raker 2 ini sudah jelas yaitu
dari hasil penelitian ke PAC-PAC IPNU IPPNU se-Kabupaten Tulungagung kemarin
waktu bulan Ramadhan.
“Pada Raker 2 yang akan di laksanakan oleh PC nanti, kami berharap
dari PAC memberikan sumbangsih pemikiran, ushulan, atau yang lainnya yang bisa
di gunakan sebagai pertimbangan untuk program kerja yang akan di jalankan ke
depan.” tutur Haris dengan lantang.
Pada bagian terakhir Haris juga membukan pembahasan umum
tentang apapun yang bisa di ungkapkan dari PAC IPNU-IPPNU se-Kabupaten
Tulungagung. Dalam hal ini ada dua PAC yang mau berbicara pertama dari PAC IPNU
Tanggunggunung Sugeng Tri Hartono dan PAC IPNU Pakel Markaban. “Melihat
konteks yang ada di Tanggunggunung mungkin kami tidak bisa mengikuti laju jalur
sebagaimana yang di harapkan oleh PC. Namun meskipun demikian kami akan
berjuang semampu kami untuk terus melakukan perkaderan IPNU IPPNU di sana tentu
sesuai dengan kontek dimana kami hidup. Karena masyakatan di tanggunggunung
masih tabu dalam memahami devisi organisasi secara hakiki. Maka dari itu kami
mohon maaf jika nanti tidak bisa secara maksimal mengikuti jalur yang di
sediakan oleh PC IPNU-IPPNU Tulungagung”. keluh Sugeng dengan jiwanya
yang semangat.
Pembicaraan yang terakhir di sampaikan dari PAC
IPNU Pakel tentang menghadapi era melenial saat ini. Dalam pembicaraannya Markaban
menyampaikan Inisitifnya yang muncul ketika pimpinan rapat menyinggung tentang era
melenial. Memurutnya memanfaatkan media dunia maya seperti media sosial dan
blog adalah salah satu solusinya. Dalam hal ini Markaban ingin mengajak
semua rekan dan rekanita Ketua PAC IPNU-IPNNU untuk memiliki brand
tersendiri agar dapat di kenal dan di kenang di masa yang akan datang. Salah satu
caranya adalah dengan membudayakan menulis. Tentu yang di tulis diantaranya
adalah agenda-agenda yang perlu untuk di ekspos di media sosial. Caranya tentu
dengan di buat team media. Hal ini karena tidak semua hobi menulis. Mungkin ada
yang hobi internet, desain grafis, atau yang lainnya. Dari berbagai macam
kemampuan itu marilah di padukan dan di ramu menjadi satu sehingga menjadi produk
yang bisa berkualitas dan menarik.


Komentar
Posting Komentar